Langsung ke konten utama

City Branding dengan Wisata, kenapa tidak ?




Wisata Farm house di Lembang Bandung memang disiapkan sebagai destinasi wisata yang cukup lengkap. Keunggulan dari wisata ini adalah banyaknya spot-spot untuk berpose yang dapat memenuhi dahaga para penyuka fotografi. Wisatawan semakin dimanjakan karena wilayahnya yang berada di kawasan pegunungan dengan pemandangan yang begitu asri dan berhawa sejuk dan menyegarkan.

Berkaca dari wisata Farm House, lalu apa yang bisa diterapkan pada wisata Guci Tegal yang lokasinya sama berada di kawasan pegunungan ?. inilah hal-hal yang perlu diterapkan ke wisata Guci berdasarkan pengamatan saya :

1.      Perbaiki akses, infrastruktur dan fasilitas wisata

Akses yang mudah menuju area wisata guci sangat membantu wisatawan untuk berkunjung. Apalagi didukung dengan infrastruktur yang memadai, itu akan menjadi tolak ukur wisatawan sebelum mengunjungi suatu tempat. Akses dan infrastruktur akan lebih lengkap jika ditunjang dengan fasilitas yang memadai. Misalnya ketersediaan dalam berbagai aspek, seperti:

a.       Toilet bersih
Tidak harus mewah, asal bersih dan tidak bau pengunjung pasti senang.

b.      Tersedianya tempat duduk/santai yang nyaman
Di Farm House tersedia banyak area tempat duduk untuk pengunjung jika kelelahan saat berkeliling wisata, ini bisa diterapkan di Guci.

c.       Tangga yang aman
Tangga yang aman digunakan, tidak licin dan ada sisi pegangan.

d.      Tempat makan yang bersih
Berkeliling wisata pasti pengunjung akan merasa lelah dan lapar, tentunya mereka akan mampir ke tempat makan untuk mengisi tenaganya. tempat makan yang bersih akan menjadikan pengunjung merasa senang.

e.       Tempat menginap yang nyaman
Terkadang ada wisatawan yang ingin lebih lama di daerah wisata tersebut, tentunya akan mencari penginapan di sekitar daerah tersebut. Penginapan yang bersih dan sehat bukan tempat mesum, akan membuat pengunjung senang.

f.       Tempat parkir yang memadai
Tempat parkir harus aman dan memiliki daya tampung yang memadai.

g.      Toko oleh-oleh dan souvenier
Toko yang tertata rapi dengan pelayanan yang ramah apalagi dengan harga yang murah tentu akan menjadi idaman para pengunjung. Sebaiknya oleh-oleh yang disediakan adalah khas dari daerah sekitar Guci, supaya bisa mengenalkan oleh-oleh khas dari daerah Tegal dan bisa memberdayakan masyarakat sekitar.

h.      Tempat ibadah yang bersih
Mushola yang bersih, air wudhu tersedia dan layak digunakan akan menjadi nilai plus bagi tempat wisata tersebut.

i.        Tempat sampah yang tersedia merata dan rutin di bersihkan.

j.        Aturan dan sanksi yang harus jelas dan tegas.
Semua fasilitas bisa dirawat dengan baik apabila ada kerjasama antara pengelola dengan si pengunjung. Maka diperlukan aturan dan sanksi bagi pengunjung yang melanggar dan merusak fasilitas yang ada. Papan peraturan harus dipasang dengan jelas agar pengunjung dapat membaca dan menaati peraturan dengan baik.

2.      Perbaiki pelayanan terhadap wisatawan
Beberapa standar pelayanan dasar yang menurut saya penting dan harus diperhatikan :
a.       Sebaiknya tidak merokok atau mengkonsumsi makanan (walaupun hanya makanan ringan) saat sedang melayani wisatawan.
b.      Layani wisatawan dengan sikap ramah.
c.       Tanggap ketika ada wisatawan yang komplain.

3.      Tambahkan area/spot yang menarik untuk berpose atau ambil gambar.

Jika di Farm House terdapat bangunan khas Eropa, Rumah Hobbit, peternakan ala Eropa dan sebagainya maka bangunlah titik-titik berpose dengan gaya yang berbeda. Misal, area bangunan ala Jawa yang modern, peternakan kuda, bangun berbagai area untuk berpose, dan sebagainya. jika di Farm House mengangkat tema bangunan ala Eropa, tidak salahnya Wisata Guci mengangkat tema bangunan ala Jawa yang bisa diberi sentuhan modern agar terlihat lebih menarik.

4.      Gandeng investor
Menggandeng investor memang perlu, namun yang harus diperhatikan adalah bentuk kerjasama tersebut tidak boleh timpang dan malah merugikan salah satu atau semua pihak.

5.      Manfaatkan internet dan sosial media
Saat ini, promosi konvensional tidak terlalu dapat diandalkan. Untuk itu pengelola harus memiliki website yang informatif karena website ini menjadi salah satu rujukan utama wisatawan sebelum memilih tempat wisata. Selain website, manfaatkan juga sosial media. Karena saat ini, banyak orang yang senang mencari kesenangan dengan scroll sosial media mereka. Tampilkan sisi-sisi menarik dari daerah wisata tersebut agar para pecinta sosial media tertarik untuk berkunjung ke tempat tersebut.

Pariwisata adalah salah satu faktor utama yang dapat membantu percepatan pembangunan daerah. Selain itu, dengan adanya wisata dapat menjadikan suatu branding city bagi daerah wisata tersebut supaya dikenal luas oleh masyarakat. Maka tidak ada salahnya untuk memperbaiki sektor pariwisata daerah untuk investasi daerah dimasa depan.

Hai saya ukha. Saya suka membaca novel dan manhwa korea

Komentar